Gemerisik dunia mengusik tenangnya jiwa
Mengubah ketakutan menjadi asa
Mengenalkan rasa pada cinta
Ada pohon karena hadirnya air
Ada pantai karena deburan ombak
Pasir terbang karena angin memberinya sayap
Hati ini ada karena dirimu
Kugoreskan harapan dikanvas hidupku
Kuhadirkan pagi menanti melodimu
Kuguratkan senyum menanti rasa dimata hitammu
Ku bertemu diriku dimatamu
Ku membangun harapan lewat senyummu
Bentangan jalan terjal kan kulalui untukmu
Namun kau hatimu terlalu dingin untuk kusentuh
Kau terlalu dangkal untuk ku selami
Kaupun terlalu dalam untuk kumengerti
Kau tebing tinggi yang sulit kudaki
Seakan kau pasang berjuta tameng untukku
Hingga aku rapuh
Kau terus merasuki mimpiku
Hingga aku tenggelam
Aku tak pernah mundur
Hanya aku tak berani melangkah
Aku hanya menanti
Sebuah misteri yang tak pasti
Aku hanya menanti
Dirimu menjawab teka-teki hati
Hingga bias warna pelangi senja
Meredup terkubur oleh waktu tak bernyawa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar