Lembar coretan

Kenapa setiap ketulusan hanya menimbulkan kesalahpahaman? Kenapa setiap tekad hanya akan direndahkan?Kenapa orang terdekat mampu melukai sedalam ini? Kenapa orang terdekat mampu melukai sesakit ini? Kenapa orang terdekat mempu merobek angan tanpa menoleh lagi?

Senin, 19 Desember 2011

Aku Masih Menunggu

Gemerisik dunia mengusik tenangnya jiwa
Mengubah ketakutan menjadi asa
Mengenalkan rasa pada cinta

Ada pohon karena hadirnya air
Ada pantai karena deburan ombak
Pasir terbang karena angin memberinya sayap
Hati ini ada karena dirimu

Kugoreskan harapan dikanvas hidupku
Kuhadirkan pagi menanti melodimu
Kuguratkan senyum menanti rasa dimata hitammu

Ku bertemu diriku dimatamu
Ku membangun harapan lewat senyummu
Bentangan jalan terjal kan kulalui untukmu

Namun kau hatimu terlalu dingin untuk kusentuh
Kau terlalu dangkal untuk ku selami
Kaupun terlalu dalam untuk kumengerti
Kau tebing tinggi yang sulit kudaki

Seakan kau pasang berjuta tameng untukku
Hingga aku rapuh
Kau terus merasuki mimpiku
Hingga aku tenggelam

Aku tak pernah mundur
Hanya aku tak berani melangkah
Aku hanya menanti
Sebuah misteri yang tak pasti

Aku hanya menanti
Dirimu menjawab teka-teki hati
Hingga bias warna pelangi senja
Meredup terkubur oleh waktu tak bernyawa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar